Banyak hal yang perlu Anda pertimbangkan sebelum membeli apartemen. Harga lahan yang semakin mahal terutama di kota-kota besar membuat pengembang bersiasat dengan membuat hunian vertikal misalnya apartemen. Kelengkapan fasilitas serta harga yang cenderung lebih murah dibanding rumah tapak, membuat apartemen mulai menjadi jenis hunian pilihan. Apa saja yang perlu diperhatikan sebelum membeli apartemen? Kali ini kita akan memberikan tips sebelum membeli apartemen idaman Anda.
Pertimbangkan Lokasi
Lokasi apartemen juga penting untuk dipertimbangkan, terlebih bagi Anda yang berencana untuk menghuni. Sebaiknya pilih apartemen yang berlokasi dekat dengan sarana transportasi seperti stasiun, terminal, maupun jalan tol. Dengan begitu Anda akan lebih mudah untuk beraktivitas sehari-hari. Jika Anda hendak membeli apartemen untuk berinvestasi, lokasi prospektif juga penting untuk dipertimbangkan karena akan berpengaruh pada kenaikan harga sewa dan nilai jual nantinya.
Perhitungkan Biaya
Perhitungan biaya operasional juga perlu sebelum Anda memutuskan untuk membeli apartemen. Berbeda dengan tinggal di rumah tapak, biaya operasional tinggal di apartemen cenderung lebih mahal karena terdapat iuran yang wajib dibayar tiap bulan. Sebaiknya tanyakan dengan pasti, biaya apa saja yang harus dibayarkan secara rutin berikut jumlahnya. Dengan begitu Anda bisa mempertimbangkan pengeluaran rutin tiap bulan dan menyesuaikannya dengan kemampuan.
Harga
Soal harga tentu jadi faktor penting untuk dipertimbangkan. Sesuaikan pilihan apartemen Anda dengan bujet yang dimiliki. Anda bisa mengikuti program cicilan atau Kredit Pemilikan Apartemen (KPA) untuk meringankan biaya. Pilihan lainnya adalah membeli apartemen pindah alih kredit atau oper kredit. Selain itu, Anda juga bisa memanfaatkan promosi pre-launch yang mana pengembang biasanya menawarkan harga lebih murah ketika apartemen baru dibangun. Membeli saat pameran juga bisa jadi pilihan, karena pengembang kadang memberi harga khusus pameran yang cukup menguntungkan.
Pertimbangkan Fasilitas
Pengembang apartemen biasanya menghadirkan penawaran berbagai fasilitas pendukung ketika menawarkan apartemen. Jika Anda memiliki kendaraan pribadi, maka sebaiknya tanyakan kepada pengembang tentang ketersediaan lahan parkir di apartemen. Banding-bandingkan kelengkapan fasilitas yang ditawarkan masing-masing pengembang.
Pilih Pengembang
Sama seperti membeli rumah, rekam jejak atau track record pengembang penting untuk ditelusuri. Anda bisa menanyakan proyek sebelumnya dari pengembang yang sudah selesai atau dalam proses pembangunan. Kerja sama pengembang dengan kontraktor dan desainer interior ternama juga bisa menjadi acuan kualitas pengembang. Jika Anda memilih pengembang yang tepat, maka risiko pembangunan mangkrak akan lebih kecil.
Sesuaikan Kebutuhan
Pertimbangkan juga kebutuhan Anda sebelum memutuskan membeli apartemen, salah satunya kebutuhan ruang. Bila Anda sudah berkeluarga pertimbangkan jumlah kamar yang pas untuk keluarga Anda. Apartemen memiliki luas ruang yang terbatas, tentu akan merepotkan jika sewaktu-waktu Anda perlu menambah kamar untuk anak.
Cek Legalitas
Sebaiknya pastikan status kepemilikan apartemen sebelum Anda membeli unit apartemen. Penghuni apartemen biasanya mendapat Sertifikat Hak Milik atas Satuan Rumah Susun (SHMSRS) atau yang disebut strata title. Yang perlu Anda perhatikan adalah status tanah yang ditempati oleh apartemen pilihan Anda. Pengembang biasanya memegang Hak Guna Bangunan (HGB) sebagai bukti kepemilikan tanah tempat apartemen dibangun.
Namun HGB ini ada dua jenis, yaitu HGB murni dan HGB di atas Hak Penguasaan Lahan (HPL) milik pemerintah. Jika Anda akan membeli apartemen, sebaiknya pilih apartemen dengan sertifikat HGB murni karena statusnya lebih aman. Bila apartemen berstatus HGB di atas HPL, risiko sengketa lebih besar karena sewaktu-waktu pemerintah bisa mengambil kembali tanah tersebut. Anda bisa meminta bantuan notaris untuk memastikan status tanah apartemen sebelum membeli.
